KONSULTASIKAN DENGAN KAMI MASALAH PROBLEM ANDA INSYA ALLOH KAMI AKAN BANTU SOLUSINYA...!!!

4 November 2011

CARA MENULIS RAJAH

Segala macam tulisan RAJAH atau  bisa juga disebut HIZIB yang ditulis untuk dijadikan sebagai azimat (jimat) tentunya tidaklah asal sembarang buat agar ada khasiatnya (apuah / berkahnya). Artinya tidak sembarangan menulis. selain harus memilih hari-hari tertentu juga ada jam saat yg baik. setiap ahli hikmah mempunyai cara dan syarat yang berbeda-beda dalam menulis Rajah.Tapi syarat yang terpenting adalah keyakinan dan kemampuan sipelaku sendiri dalam proses sugesty untuk bisa dapat energi ghaib.dengan cara  bermeditasi, tapa, tirakat, puasa atau dengan berbagai lelaku lainnya. Kemudian dilanjutkan dengan Tata cara menulis yang baik sesuai kaidah penulisan Rajah.

Berikut ini saya jelaskan salah satu cara menulis Rajah VERSI PUSAKA ILMU LELUHUR agar bisa mendapatkan berkah atau khasiat dari rajah itu sendiri.

  1. Bersuci baik badan, pakaian maupun tempat (bersih). Untuk mensucikan badan dengan cara mandi keramas (jinabat) dengan niat untuk menghilangkan hadast besar dan lakukan wudhu untuk membersihkan hadast kecil.
  2. MENGHADAP KIBALAT,Selama proses pembuatan ajimat tidak diperbolehkan bicara (diam/khusyuk) kecuali ada doa khusus yang harus dibaca.
  3. Nafas harus cepat keluar lewat lubang hidung sebelah kanan atau bisa dengan tahan nafas.
  4. Sebisa mungkin lafal Rajah ditulis secara benar (sesuai aslinya) dan rapi. Bila huruf tersebut berlubang maka harus ditulis berlubang. Mengikuti kaidah penulisan Rajah.
  5. Memakai wewangian. Biasanya memakai zakfaron, misik, air mawar untuk campuran tintanya. Namun ini bukan syarat  mutlak, karena memang ada beberapa jenis Rajah yang mensyaratkan memakainya tapi ada juga jenis rajah yang tidak perlu memakai campuran minyak wangi.
Pena yang digunakan adalah bisa pena biasa atau spidol. Disesuaikan dengan jenis bentuk rajah yg akan ditulis.selanjutnya kita sebelum mulai proses menulis rajah ada pun doa doa yg dibaca : 

  1. sholawat nabi 100x
  2. istiqfar 100x.
  3. yaa ALLOH  yaa khodim 100x
  4. Laahaula walla quawata illabilaahil'aliyyil adhim 3x
  5. Liridho illahi ta'ala ,alfatehah 1x
  6. iLLa hadroti khususon Nabiyil mustofa MUHAMMADIN,SAW,allfatehah 1x
  7. iLLa khususon wa sohabati arbaa inaa ABU BAKAR,UMAR,USTMAN ,ALI,allfatehah 1x
  8. iLLa khususon wamalaikati arbaa inaa JIBRIL,MIKAIL,ISROFIL,IJRI'IL ,allfatehah 1x
  9. iLLa khususon wali alloh syeh abdul qodir aljaelani,alfatehah 1x
  10. iLLa khususon wali alloh kanjeng sunan kalijaga,allfatehah 1x
  11. wabibarkati syaidina khodir,bimukjizati syaidina khodir,illa khususon nabi alloh khidir as,allfatehah 1x
  12. Tsuma illa hadroti ikhwanihi minal anbiya wal mursalin,wal auliyaai wassuhadai wasallihina,wasohabati,wat tabi ina wal ulama il,amalina wal  mushannifinal mukhlisina wa jami'il malaikatil mukorrobin allfatehah 1x.
  13. waman ijazani.....(pemberi ijazah ilmu) alfatehah 1x.
Terus dilanjut baca 
          Surah allikhlas 7x
          Ayat kursi 7x
Bismillaahirrohmanirrohim
innama amruhu idha aroo daa sayyian aiyyakulu lalahu kunfakun....
NIAT INGSUN NGAPEK BANYU TELOGO INNA A'TOINA KAL JAWAHIR FASOLLILIROBIKA WANHAR INNASAA NIAKA HUAL ANHAR IYYA KANAK BUDU WAIYYA KANAS TAIN.( DISAAT BACAAN NAS TAIN ) TINTA DITEMPELKAN KEKERTAS DILANJUT NULIS RAJAH SAMPAI SELESAI.

selanjutnya rajah yg sudah ditulis dilipat yg rapi sekiranya mudah dibawa dan tidak menyolok perhatiaan orang lain.berikut diatas salah satu cara pembuatan rajah yg pada umunnya dilakukan tentunya kami disini tidaklah bisa menjelaskan yang secara detilnya paling tidak cara-cara diatas sudah cukup untuk pembuatan rajah ( AZIMAT / HIZIB)

GAMBAR CONTOH RAJAH
  klik untuk memperjelas gambar

SARAN :
MINTALAH IJIN DULU KEPADA PENULIS SEBELUM MENGAMALKAN CARA-CARA DIATAS AGAR MENDAPAT RIHDO DAN RESTU DALAM PENGIJAZAHANYA ILMU DIATAS. WASSALAM.

13 komentar:

nurdyansyah mara mengatakan...

assalamu 'alaikum kang kibegawan, mohon izin atas ilmu na, ngatur nuhun atuh kang, maaf y kang klo bahasanya saya kayak bgtu, saya asli sunda

iskandar mengatakan...

qobiltu..
saya mohon izin mengamalkan ki..

ALFIAN REZA mengatakan...

assalamualaikum ki,
ngapunten ingkang katah menawi kulo wonten lepat.
kulo nyuwun restu badhe ngamalaken ilmu ingkang panjenengan tulis sakmeniko.
matur nuwun sanget ki.
wassalamualaikum wr. wb.

reyza hadi mengatakan...

Assalamualaikum Ki.....
saya sangat terkesan dengan ilmu yang lampirkan pada blog ini, jika berkenan saya ingin mengamalkannya sewaktu-waktu unutk memancing...
salam hormat saya....
Wassalamualaikum

raden zainal arifin mengatakan...

assalamualaikum yai, kulo nyuwon izin.

sagho ramadhan mengatakan...

assalamualaikum ki
moho ijin ki mengamalkan ilmu ini ki,

ROZA PETRUK mengatakan...

mohonijin untuk mengamalkannya

lutfi arisanto mengatakan...

mohon izinya untuk saya amalkan dg bijaksana

Hibar Palingping mengatakan...

assalamu'alaikum.wr.wb...kang nyuhunkeun ijin kange ngamalkeun elmu na...wassalam.

YAYAT HIDAYAT mengatakan...

Ass. Mohon ijin mau ngamalin ilmunya

wahyu tuone mengatakan...

Assalamualaikum wr.wb mohon izin ki.... untuk saya amalkannya. Wassalamualaikum wr.wb

idham eljabbar mengatakan...

qobiltu..
saya mohon izin mengamalkan ki..

candra suharyanto mengatakan...

qobiltu mhn ijin mengamalkan

Poskan Komentar

Mungkin kita pernah mengalami ketika sedang memancing ikan, kita tunggu sekian lama atau bahkan seharian umpan yang kita pasang, tidak ada satupun ikan yang mau menyambar, padahal cuaca sedang bagus, suhu air bagus, dan airnya juga jernih & tenang. Terus apa yang salah..? Hal itu bisa jadi disebabkan karena harinya memang tidak baik untuk memancing ikan. Leluhur kita pada jaman dahulu menggunakan ilmu titen untuk mengungkap fenomena tersebut, dan menuangkannya dalam bentuk perhitungan primbon hari baik untuk memancing ikan. Primbon tersebut bisa kita gunakan untuk meramalkan saat yang tepat untuk memancing ikan, sehingga diharapkan bisa mendapat ikan yang banyak.